Langsung ke konten utama

Tips Membuat Desain Kemasan Produk yang Menarik

Kemasan adalah kekuatan utama yang dapat memikat audience pada pandangan pertama. Oleh sebab itu, desain kemasan produk memegang peranan yang sangat penting bagi kesuksesan sebuah produk. 

Tips Membuat Desain Kemasan Produk

Karena hal ini tidak heran jika para pengusaha rela mengeluarkan banyak budget demi mendapatkan desain kemasan seperti yang mereka inginkan. Bonusnya, desain kemasan yang baik dapat dengan mudah diingat oleh konsumen, sehingga tidak kalah dengan kompetitornya.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan oleh pemilik usaha terhadap pembuatan desain kemasan produknya. Hal tersebut dapat membantu meningkatkan brand awareness serta image produk yang nantinya akan diluncurkan. 

Tips Membuat Desain Kemasan Produk yang Unik dan Menarik

Dibawah ini akan kita bahas  tips membuat desain kemasan untuk produk agar tampil menarik sekaligus unik:

1. Memperhatikan Komposisi Warna

Desain kemasan

Pemilihan kombinasi serta gradasi warna yang tepat sesuai produknya adalah salah satu hal yang penting. Misalnya, jika produk tersebut merupakan sebuah minuman, maka pilihlah warna warna menyegarkan seperti biru, hijau, atau sesuai warna natural komposisi utama untuk produk tersebut.

Sedangkan untuk produk make up maupun perawatan kulit, pilih desain kemasan dengan kombinasi warna kalem atau pastel dengan bentuk yang unik, cantik, elegan dan handy (mudah dipegang dan compact) sehingga konsumen selain mendapatkan fungsi dari produk tersebut juga bangga untuk membawa produk tersebut kemana-mana. Hal ini bisa mencontoh dari desain kemasan produk kecantikan korea yang begitu cantik dan menarik.

2. Singkat dan Jelas

Rata-rata konsumen cuma butuh 4 detik untuk memutuskan jadi tidaknya membeli satu produk. Diantara faktor yang menentukan kondisi tersebut yaitu desain kemasan. Misal, ada suatu produk menulis semua kandungan manfaat tapi tanpa disertai nama produk yang jelas.

Disisi lain, ada produk yang tampak bagus diluar tapi gagal menjelaskan apa isi kandungannya. Dua contoh barusan bukan hal bagus karena gagal menunjukkan identitas yang sebenarnya. Selalu ingat, buat jelas informasi produknya, dan buat jelas siapa perusahaan pembuatnya.

3. Atraktif

Desain kemasan unik

Pikiran konsumen didesain untuk menyaring dan mengingat sesuatu yang spesial saja. Garis besarnya jelas, kalau desain kemasan produk yang dibuat biasa saja, itu berarti konsumen akan cepat lupa. Untuk ini, buatlah desain yang secara emosional bisa mengikat konsumen.

Lewat komposisi yang pas, desain kemasan plastik bisa terlihat atraktif dan layak dikenang. Untuk mewujudkan hal rumit ini, jasa desain plastik kemasan bisa menjadi solusi. Atraktif tak harus mengorbankan poin penting, tapi bisa memadu-padankan dengan apik.

4. Pilih Material Kemasan yang Berkualitas

Material kemasan

Banyak penelitian yang membahas mengenai pengaruh desain kemasan produk dan daya tarik terhadap brand awareness serta dampaknya terhadap keputusan pembeli.

Misalnya, sebuah produk kecantikan baik serum, ampoule, essence dan lainnya lebih baik menggunakan kemasan botol kaca dibanding dengan kemasan plastik. Namun, pemilik brand harus memilih kaca dengan kualitas bagus agar kemasan produknya tidak mudah pecah.

Penggunaan material kaca akan meningkatkan nilai produk dan menciptakan kesan eksklusif serta elegan ketimbang dengan kemasan plastik. Namun tentu setiap material kemasan harus disesuaikan dengan ketersediaan budget dari produsen.

5. Buat Desain Kemasan yang Eksklusif

Kemasan produk eksklusif

Sebuah produk lebih baik memiliki desain kemasan yang sederhana namun dengan memasukan ikon atau ciri khas sehingga dapat menggambarkan image produk dengan kuat. Jangan sampai kemasan dibuat dengan kombinasi warna yang terlalu banyak dan menggunakan warna yang terlalu pop up!

Pilihlah warna dan ilustrasi yang tidak begitu meriah sehingga dapat menampilkan citra eksklusif dan elegan produk tersebut. Bisa juga dengan menggandeng brand ambassador yang tengah digandrungi oleh target konsumen. Kemudian tampilkan gambar mereka dalam desain kemasan produk Anda. Voila! Dengan membuat desain kemasan yang eksklusif, maka konsumen pun akan semakin bersemangat untuk membeli produk Anda,

6. Cantumkan Data Legalitas dari Pemerintah dan Penghargaan

Hal yang tidak boleh ketinggalan dalam kemasan produk adalah mencantumkan legalitas produk yang didapatkan dari lembaga pemerintah yang berwenang mengeluarkannya.

Dengan mencantumkan legalitas tersebut, produk tersebut akan membuat konsumen semakin yakin jika produk pilihannya terjamin dan terpercaya.

Misalnya mencantumkan komposisi produk yang disertai dengan legalitas dari Badan Pengawas Makanan dan Obat (BPOM), Dinas Kesehatan, dan sertifikasi halal MUI.

7. Fungsional

Kemasan fungsional

Dari banyak pertimbangan saat mau membungkus suatu produk, salah satu yang penting yaitu proteksi yang bisa diberi oleh suatu kemasan. Tak ada gunanya membuat kemasan menarik secara visual tapi tak bisa memberi fungsi sebagaimana mestinya.

Kemasan produk punya banyak fungsi, tapi yang utama yaitu untuk melindungi isi produk. Bukan sesuatu yang bisa dibanggakan kalau desain kemasan bagus tapi material kemasan tidak. Harus ada keseimbangan antara desain dan material kemasan yang dipakai.

8. Tampilkan Ciri Khas dari Produk Anda

Saat ini dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan, membuat masyarakat selaku konsumen lebih aware dan selektif dan memilih produk yang digunakannya.

Pemilik brand dapat memasukan sertifikasi cruelty free yang didapat oleh produk serta kemasan yang lebih ramah lingkungan, seperti dapat didaur ulang sehingga pemilik brand serta produk yang diluncurkan memiliki image yang baik karena telah ikut serta dalam memproduksi produknya sebagai pendukung program berkelanjutan yang ramah lingkungan.

9. Coba Membuat Desain Transparan

Ada banyak riset yang mendemonstrasikan kalau di beberapa bagian produk yang dibuat transparan, bisa meningkatkan peluang produk dibeli konsumen secara signifikan. Ada benarnya juga, apalagi kalau belum familiar dengan suatu produk yang baru dirilis.

Seeing is believing, dalam artian melihat langsung bisa membuat konsumen lebih yakin tentang isi di dalamnya. Juga, melihat langsung secara dramatis bisa meningkatkan kepercayaan pada merek tertentu. Transparan tak harus ditutup plastik kemasan, bisa juga dengan diberi lubang.

Selain desain kemasan yang menawan, menanggapi konsumen secara langsung, mengetahui harapan pelanggan dan melakukan promosi broadcast secara berkala juga tidak kalah pentingnya.



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Tablet yang Cocok untuk Mahasiswa Desain Grafis

Rekomendasi tablet yang cocok untuk desain Mahasiswa jurusan desain pastinya membutuhkan perangkat yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Salah satu perangkat penting dalam dunia desain adalah tablet. Tablet memungkinkan mahasiswa desain untuk menggambar, merancang, dan menyelesaikan proyek-proyek mereka secara efisien di mana pun mereka berada tanpa perlu membawa PC kemana saja. Dengan tablet seorang mahasiswa bisa mengerjakan tugasnya di Cafe atau tempat nyaman lainya. Dalam artikel ini, fend.my.id akan memberikan rekomendasi tablet yang cocok untuk mahasiswa desain, dengan mempertimbangkan kinerja, presidi, kemampuan stylus, dan kebutuhan desain lainnya 1. Apple iPad Pro (2021) Apple iPad pro (2021) Di urutan pertama tentunya ada dari produk Apple. Apple iPad Pro adalah salah satu tablet terbaik yang dapat membantu mahasiswa desain dalam menjalankan aplikasi desain seperti Adobe Creative Cloud, Procreate, atau Affinity Designer. iPad Pro hadir dengan layar Li

Sejarah yang Menginspirasi di Balik Logo Nike "Swoosh"

Logo Nike "Swoosh" adalah salah satu ikon desain grafis yang paling dikenal di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah logo ini dimulai dan apa maknanya? Dalam artikel ini, kita akan mengungkap kisah menarik di balik logo Nike "Swoosh" yang menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi. Carolyn Davidson Pada tahun 1971, seorang mahasiswa desain grafis bernama Carolyn Davidson dipekerjakan oleh pendiri Nike, Phil Knight. Pada saat itu, Nike masih merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang sepatu olahraga. Phil Knight ingin menciptakan logo yang sederhana dan mudah diingat untuk mereknya yang baru. "Swoosh" Desain 1971 Carolyn Davidson menghabiskan waktu sekitar 17,5 jam untuk menciptakan desain yang akhirnya dikenal sebagai "Swoosh". Desain tersebut terinspirasi oleh gerakan dinamis, kecepatan, dan kebebasan. "Swoosh" yang melengkung dan tegas ini menggambarkan pergerakan yang kuat, seolah-olah merepresentasikan atlet yang

Mengetahui Asal-usul Meme di Internet

Troll face meme Meme di internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan ada meme tertentu yang dilarang di beberapa negara. Limor Shifman dalam bukunya, ‘Memes in Digital Culture’, menjelaskan ‘meme internet’ sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme. “Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya,” tulis Shifman. Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain. Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Unt