Langsung ke konten utama

Manfaat buah manggis dan kulitnya, ternyata bisa mengatasi diabetes loh.

Gambar buah manggis

Manggis adalah sejenis pohon dari daerah tropis yang diyakini berasal dari Semenanjung Malaya dan menyebar ke Indonesia. Pohon manggis bisa tumbuh hingga mencapai 7 sampai 25 meter. Buahnya juga disebut manggis, berwarna merah keunguan ketika matang, meskipun ada pula varian yang kulitnya berwarna merah.

Buah manggis merupakan buah tropis dari Asia dan umum ditemukan di India, Malaysia, dan Indonesia. Jenis buah dengan nama latin Garcinia mangostana ini memiliki rasa manis dan asam yang khas, sehingga disukai dan cukup populer di kalangan masyarakat. Tak hanya enak dimakan, buah manggis juga memiliki banyak sekali manfaat, khasiat, dan kandungan gizi yang berguna untuk kesehatan Anda.

Dengan beragam kandungan gizi, buah ini dapat membantu mencukupi kebutuhan gizi serta meningkatkan kesehatan tubuh anda, termasuk untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan. Yuk, simak lebih lanjut kandungan gizi dan manfaat buah manggis!

Kandungan gizi buah manggis

Akhir-akhir ini manfaat kulit buah manggis menjadi populer karena penggunaannya sebagai obat herbal. Nyataannya, tak hanya kulit, seluruh bagian dari buah manggis juga mengandung nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh Anda.

Kandungan gizi buah manggis

Kandungan gizi atau nutrisi dari 100 gram buah manggis mentah adalah:

  • Air: 83 gram
  • Energi : 63 kal
  • Protein: 0,6 gram
  • Lemak: 0,6 gram
  • Karbohidrat: 15,6 gram
  • Serat: 1,5 gram
  • Abu:; 0,2 gram
  • Kalsium: 8 mg
  • Fosfor: 12 mg
  • Zat besi: 0,8 mg
  • Natrium: 10 mg
  • Kalium: 61,9 mg
  • Tembaga: 0,10 mg
  • Seng: 0,1 mg
  • Vitamin B1: 0,03 mg
  • Vitamin B2: 0,03 mg
  • Niasin: 0,3 mg
  • Vitamin C: 5 mg

Selain vitamin, mineral, dan nutrisi lainnya, buah manggis juga mengandung xanthones, yaitu senyawa bioaktif dalam tanaman yang memiliki sifat antioksidan. Adapun salah satu jenis senyawa xanthones yang tersimpan di dalam buah manggis adalah gartanin. Selain efek antioksidan, senyawa gartanin ini juga memiliki efek antiinflamasi, antijamur, dan bahkan antikanker yang kuat.

Apa manfaat dari buah manggis?

Manfaat buah manggis

Berdasarkan kandungan-kandungan gizi di atas, beberapa manfaat yang tersimpan di dalam buah manggis adalah sebagai berikut:

1. Membantu menurunkan berat badan

Manfaat yang paling terkenal dari buah manggis adalah membantu menurunkan berat badan. Penelitian pada manusia menyebutkan, orang yang mengonsumsi 90-270 ml jus manggis dua kali sehari cenderung memiliki indeks massa tubuh (BMI) yang lebih rendah. Para peneliti meyakini efek antiinflamasi dari senyawa xanthone mampu mengurangi peradangan pada individu yang mengalami kelebihan berat badan, sehingga manfaat ini bisa muncul.

2. Mengontrol kadar gula darah

Berbagai penelitian mengenai buah manggis menemukan fakta bahwa senyawa xanthone dan serat di dalamnya dapat membantu menjaga kadar gula darah. Salah satunya, yaitu studi pada tahun 2018 yang dipublikasikan di jurnal Nutrients.

Studi tersebut menemukan fakta bahwa wanita obesitas yang mengonsumsi 400 mg ekstrak manggis setiap hari mengalami penurunan resistensi insulin yang signifikan. Adapun resistensi insulin merupakan salah satu faktor risiko kadar gula darah tinggi hingga diabetes.

3. Meningkatkan sistem kekebalan tubuh

Buah manggis mengandung vitamin C dan serat, yang keduanya penting untuk sistem kekebalan tubuh manusia. Vitamin C memiliki sifat antioksidan serta berperan untuk meningkatkan fungsi sel kekebalan, sehingga dapat mengurangi risiko penyakit. Sementara serat berperan dalam sistem pencernaan, yang juga merupakan komponen penting dalam kekebalan tubuh manusia.

Tak hanya vitamin C dan serat, manfaat buah manggis ini juga dapat dirasakan karena sifat antibakteri pada senyawa bioaktif didalamnya. Senyawa ini dapat membantu melawan bakteri yang berbahaya, yang bisa menimbulkan berbagai penyakit.

4. Menjaga kesehatan kulit

Tak hanya melawan penyakit, efek antioksidan dan antibakteri pada buah manggis juga dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Hal ini dibuktikan melalui sebuah penelitian kecil yang dipublikasikan di journal of clinical biochemistry and nutrition.

Penelitian tersebut menemukan fakta bahwa, seseorang yang mengonsumsi ekstrak manggis 100 mg setiap hari memiliki elastisitas kulit yang lebih baik. Ia juga mengalami pengurangan senyawa yang menyebabkan penuaan kulit setelah mengonsumsi ekstrak buah tersebut.

5. Mencegah penyakit kanker

Selain khasiat-khasiat di atas, manfaat buah manggis lainnya yang terkenal adalah untuk mencegah penyakit kanker. Pasalnya, senyawa xanthones dalam buah manggis diyakini memiliki sifat antikanker, antioksidan, dan antiinflamasi yang dapat membantu melawan perkembangan dan penyebaran sel kanker.

Meski telah dilakukan sejumlah penelitian mengenai khasiat buah manggis ini, tetapi hasilnya pada manusia masih sangat terbatas. Oleh karena itu, dibutuhkan penelitian lebih lanjut mengenai efek buah manggis sebagai pencegah kanker pada manusia.

6. Meredakan radang sendi

Sejumlah penelitian di laboratorium dan pada hewan menunjukkan bahwa manggis memiliki efek antiinflamasi yang kuat. Oleh karena itu, buah ini sering disebut dapat membantu mengurangi peradangan dan nyeri pada penderita arthritis (radang sendi).

Senyawa bioaktif xanthones pada buah manggis dapat melawan peradangan serta melindungi berbagai organ tubuh, termasuk sendi.

7. Menjaga kesehatan jantung

Manfaat buah manggis lainnya yang sayang dilewatkan adalah untuk menjaga kesehatan jantung. Hal ini dibuktikan melalui beberapa penelitian yang dilakukan pada hewan. Salah satunya adalah penelitian yang dipublikasikan di jurnal BMC complementary and alternative medicine pada 2016.

Menurut penelitian tersebut, polifenol pada buah manggis dapat menurunkan kadar trigliserida dan kolesterol jahat serta meningkatkan kolesterol baik pada tikus. Oleh karena itu, buah ini diyakini bisa mengurangi risiko penyakit jantung. Meski demikian, dibutuhkan penelitian lanjutan untuk membuktikannya pada manusia.

Manfaat kulit manggis untuk diabetes

Khasiat kulit manggis untuk diabetes

Kulit manggis telah lama digunakan sebagai obat tradisional untuk mengatasi berbagai penyakit. Namun, tahukah Anda bahwa kulit manggis juga bermanfaat untuk mengatasi penyakit diabetes?

1. Mengontrol kadar gula darah

Xanthone yang terkandung dalam kulit buah manggis memiliki khasiat yang melimpah untuk pengidap diabetes. Ini karena zat tersebut berperan penting dalam mengontrol kadar gula darah.

Khasiat xanthone untuk menurunkan dan mengontrol kadar gula darah telah disebutkan dalam berbagai penelitian.

Salah satu studi yang dipublikasikan dalam Medical Journal of Lampung University menampilkan sebuah data penurunan gula darah pada pasien diabetes yang mengonsumsi ekstrak kulit manggis selama 10 hari.

2. Menurunkan kadar kolesterol

Kulit manggis juga disebut mampu menurunkan kadar kolesterol dengan mengurangi kadar kolesterol jahat (LDL) dan meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL).

Pengidap diabetes biasanya juga mengalami peningkatan kolesterol dalam tubuhnya. Jika kadar kolesterol berhasil dikontrol oleh kulit manggis, risiko terkena komplikasi diabetes terkait jantung juga akan menurun.

3. Memperkuat daya tahan tubuh

Kulit manggis ternyata mengandung sejumlah antioksidan yang berguna untuk memperkuat daya tahan tubuh Anda.

Tak hanya itu, kulit manggis dilengkapi kandungan vitamin C yang mampu melindungi Anda terkena berbagai penyakit.

Rutin menyantap makanan kaya antioksidan juga disebut dapat mengurangi risiko Anda terkena diabetes tipe 2. Namun, diperlukan penelitian lanjutan untuk membuktikan hal tersebut.

4. Menurunkan berat badan

Manfaat kulit manggis lainnya untuk penyakit diabetes adalah kemampuannya untuk menurunkan berat badan dengan cara memecah lemak dalam tubuh.

Sebuah percobaan yang dipublikasikan di jurnal Nutrients menunjukkan bahwa ekstrak manggis dapat meningkatkan kerja insulin dan menurunkan berat badan pada perempuan obesitas.

Berat badan berlebih merupakan salah satu faktor risiko diabetes. Oleh karena itu, penurunan berat badan jelas dapat menurunkan risiko penyakit tersebut.

Cara membuat minuman dari kulit manggis 

  1. Ambil kulit manggis segar dari buah yang sudah benar-benar matang, kemudian cuci dengan air mengalir hingga bersih.
  2. Rebus kulit manggis di dalam air mendidih selama 10 menit, kemudian buang air rebusannya untuk menghilangkan getah dan tannin yang bisa membuat perut mulas.
  3. Masukkan kulit manggis ke dalam es batu selama 10 menit, kemudian blender tanpa campuran apapun. Saring dan peras airnya hingga Anda mendapatkan ekstrak.
  4. Simpan ekstrak kulit manggis di dalam wadah tertutup dan letakkan di dalam lemari es. Minum 2 sendok makan setiap hari untuk mendapatkan khasiatnya.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi buah manggis

Buah manggis termasuk buah mudah didapatkan di Indonesia. Oleh karena itu, Anda bisa memperoleh manfaat buah manggis di atas dengan mengonsumsi buahnya langsung. Selain itu, buah ini pun dinilai aman untuk dikonsumsi oleh siapapun. Oleh karena itu buah manggis juga baik dikonsumsi ibu hamil dan menyusui.

Mengkonsumsi buah manggis

Namun, sebaiknya Anda menghindari konsumsi buah manggis dalam bentuk jus atau kalengan, terutama bila Anda menderita diabetes. Pasalnya, buah manggis dalam bentuk tersebut mengandung gula tambahan yang justru tak baik bagi kondisi Anda.

Selain itu, mengonsumsi buah manggis untuk mengobati penyakit tertentu pun perlu tetap berhati-hati. Sebaiknya tanyakan langsung pada dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat atas kondisi Anda. Sebaiknya bertanya pada dokter apakah mengonsumsi buah manggis ini boleh dilakukan sebagai pengobatan tambahan.

Pasalnya, mengonsumsi buah manggis, terutama dalam bentuk jus atau suplemen herbal tertentu, justru bisa berbahaya bagi kesehatan beberapa orang. Bagi penderita penyakit kanker, misalnya, mengonsumsi ekstrak buah manggis dalam bentuk suplemen mungkin bisa mengganggu pengobatan kanker yang sedang dijalani.

Selain itu, kandungan xanthones dari buah manggis dalam suplemen herbal juga bisa memperlambat proses pembekuan darah. Oleh karena itu, jika Anda memiliki masalah dengan pembekuan darah atau sedang mengonsumsi obat pengencer darah, sebaiknya perlu menghindari ekstrak buah manggis ini.

Bagi ibu hamil dan menyusui, mengonsumsi suplemen mengandung ekstrak buah manggis belum dapat dipastikan. Sebaiknya tanyakan pada dokter Anda untuk kepastiannya

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Tablet yang Cocok untuk Mahasiswa Desain Grafis

Rekomendasi tablet yang cocok untuk desain Mahasiswa jurusan desain pastinya membutuhkan perangkat yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Salah satu perangkat penting dalam dunia desain adalah tablet. Tablet memungkinkan mahasiswa desain untuk menggambar, merancang, dan menyelesaikan proyek-proyek mereka secara efisien di mana pun mereka berada tanpa perlu membawa PC kemana saja. Dengan tablet seorang mahasiswa bisa mengerjakan tugasnya di Cafe atau tempat nyaman lainya. Dalam artikel ini, fend.my.id akan memberikan rekomendasi tablet yang cocok untuk mahasiswa desain, dengan mempertimbangkan kinerja, presidi, kemampuan stylus, dan kebutuhan desain lainnya 1. Apple iPad Pro (2021) Apple iPad pro (2021) Di urutan pertama tentunya ada dari produk Apple. Apple iPad Pro adalah salah satu tablet terbaik yang dapat membantu mahasiswa desain dalam menjalankan aplikasi desain seperti Adobe Creative Cloud, Procreate, atau Affinity Designer. iPad Pro hadir dengan layar Li

Sejarah yang Menginspirasi di Balik Logo Nike "Swoosh"

Logo Nike "Swoosh" adalah salah satu ikon desain grafis yang paling dikenal di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah logo ini dimulai dan apa maknanya? Dalam artikel ini, kita akan mengungkap kisah menarik di balik logo Nike "Swoosh" yang menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi. Carolyn Davidson Pada tahun 1971, seorang mahasiswa desain grafis bernama Carolyn Davidson dipekerjakan oleh pendiri Nike, Phil Knight. Pada saat itu, Nike masih merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang sepatu olahraga. Phil Knight ingin menciptakan logo yang sederhana dan mudah diingat untuk mereknya yang baru. "Swoosh" Desain 1971 Carolyn Davidson menghabiskan waktu sekitar 17,5 jam untuk menciptakan desain yang akhirnya dikenal sebagai "Swoosh". Desain tersebut terinspirasi oleh gerakan dinamis, kecepatan, dan kebebasan. "Swoosh" yang melengkung dan tegas ini menggambarkan pergerakan yang kuat, seolah-olah merepresentasikan atlet yang

Mengetahui Asal-usul Meme di Internet

Troll face meme Meme di internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan ada meme tertentu yang dilarang di beberapa negara. Limor Shifman dalam bukunya, ‘Memes in Digital Culture’, menjelaskan ‘meme internet’ sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme. “Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya,” tulis Shifman. Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain. Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Unt