Langsung ke konten utama

Apa sih Perbedaan Logogram dan Logotype

Gb. Perbedaan Logogram dan Logotype

Logogram dan Logotype, Pasti sering dibikin bingung kan dengan beberapa istilah yang satu ini. dari sekian banyak istilah yang ada di dunia desain grafis, logogram dan logotype hanyalah sebagian kecil di antaranya saja, namun cukup banyak yang masih sulit membedakannya. Sebenarnya apa, sih, logogram dan juga logotype itu? Lalu Apa saja yang membedakan diantara keduanya?


Logogram / Logomark

Jenis logo yang satu ini merupakan tanda atau simbol pengenal yang sama sekali tak mengandung nama bisnis. Beberapa contoh mudahnya adalah Nike ‘tick’, Adidas, twitter, instagram, apple atau WWF.

Gb. Logo twitter, instagram dan apple


Logotype

Berbeda dengan logogram atau logomark, jenis logo yang satu ini mengacu pada kata-kata atau nama bisnis yang memang dirancang dengan cara khusus. Contohnya ada Google, Youtube, Disney, Yahoo, atau Coca-Cola.

Gb. Logo google dan yahoo

Saat orang-orang membicarakan tentang desain logo, biasanya mereka akan secara otomatis berpikir tentang logo suatu produk karena namanya. Sangat memungkinkan untuk menghadirkan logo dalam font yang memang sudah ada sebelumnya. Akan tetapi bisa juga suatu logo disesuaikan dengan kebutuhan spesifik dari perusahaan.


Tidak jarang juga logo dibuat dalam bentuk geometris menggunakan bentuk-bentuk huruf abstrak. Hal ini dimaksudkan untuk memberikan efek tertentu di mata konsumen. Contohnya Coca-cola dan disney.


Logo sendiri merupakan identitas suatu perusahaan yang sangat penting. Itulah mengapa logo tidak boleh dibuat sembarangan. Selain harus bisa dimengerti oleh orang yang melihatnya, logo juga seharusnya mudah diingat dan dikenali karena ciri khasnya. Dibandingkan logo dengan desain yang  ruwet, logo yang sederhana ternyata jauh lebih mudah diingat dan dikenali. Pasalnya, orang-orang memiliki kecenderungan untuk mengingat dan mengenali desain yang simpel. 


Sekian pembahasan kali ini mengenai perbedaan logogram dan logotype. Jangan lupa berkarya dan share artikel ini, Terimakasih.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Tablet yang Cocok untuk Mahasiswa Desain Grafis

Rekomendasi tablet yang cocok untuk desain Mahasiswa jurusan desain pastinya membutuhkan perangkat yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Salah satu perangkat penting dalam dunia desain adalah tablet. Tablet memungkinkan mahasiswa desain untuk menggambar, merancang, dan menyelesaikan proyek-proyek mereka secara efisien di mana pun mereka berada tanpa perlu membawa PC kemana saja. Dengan tablet seorang mahasiswa bisa mengerjakan tugasnya di Cafe atau tempat nyaman lainya. Dalam artikel ini, fend.my.id akan memberikan rekomendasi tablet yang cocok untuk mahasiswa desain, dengan mempertimbangkan kinerja, presidi, kemampuan stylus, dan kebutuhan desain lainnya 1. Apple iPad Pro (2021) Apple iPad pro (2021) Di urutan pertama tentunya ada dari produk Apple. Apple iPad Pro adalah salah satu tablet terbaik yang dapat membantu mahasiswa desain dalam menjalankan aplikasi desain seperti Adobe Creative Cloud, Procreate, atau Affinity Designer. iPad Pro hadir dengan layar Li

Sejarah yang Menginspirasi di Balik Logo Nike "Swoosh"

Logo Nike "Swoosh" adalah salah satu ikon desain grafis yang paling dikenal di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah logo ini dimulai dan apa maknanya? Dalam artikel ini, kita akan mengungkap kisah menarik di balik logo Nike "Swoosh" yang menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi. Carolyn Davidson Pada tahun 1971, seorang mahasiswa desain grafis bernama Carolyn Davidson dipekerjakan oleh pendiri Nike, Phil Knight. Pada saat itu, Nike masih merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang sepatu olahraga. Phil Knight ingin menciptakan logo yang sederhana dan mudah diingat untuk mereknya yang baru. "Swoosh" Desain 1971 Carolyn Davidson menghabiskan waktu sekitar 17,5 jam untuk menciptakan desain yang akhirnya dikenal sebagai "Swoosh". Desain tersebut terinspirasi oleh gerakan dinamis, kecepatan, dan kebebasan. "Swoosh" yang melengkung dan tegas ini menggambarkan pergerakan yang kuat, seolah-olah merepresentasikan atlet yang

Mengetahui Asal-usul Meme di Internet

Troll face meme Meme di internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan ada meme tertentu yang dilarang di beberapa negara. Limor Shifman dalam bukunya, ‘Memes in Digital Culture’, menjelaskan ‘meme internet’ sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme. “Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya,” tulis Shifman. Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain. Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Unt