Langsung ke konten utama

10 Manfaat Buah Apel untuk Kesehatan

Keyword: manfaat, kandungan nutrisi, buah apel


Apel merupakan jenis buah-buahan, atau buah yang dihasilkan dari pohon buah apel. Buah apel biasanya berwarna merah kulitnya jika masak namun bisa juga kulitnya berwarna hijau atau kuning.

Mengkonsumsi buah apel secara rutin dapat memberikan banyak manfaat. Seperti meningkatkan imunitas tubuh, hingga menurunkan risiko diabetes dan kanker. 

Fakta Menarik Buah Apel

Sebelum membahas secara lengkap  mengenai manfaat lainnya untuk kesehatan tubuh, berikut beberapa fakta menarik tentang apel:

  • Apel akan mengapung di dalam air karena 25% volumenya adalah udara. Udara ini membuat apel menjadi lebih ringan daripada air dan mengapung.
  • Terdapat 7.500 varietas apel di dunia. Itu berarti kamu akan membutuhkan waktu sekitar 20 tahun untuk mencoba semua varietas apel.
  • Fobia makan apel dikenal dengan sebutan malus domestica phobia. “Malus” dan “domestica” mengacu pada istilah ilmiah untuk kebun pohon apel.
  • Dibutuhkan kesabaran dalam menanam pohon apel karena dibutuhkan sekitar 10 tahun bagi benih apel untuk tumbuh menjadi buah.

Kandungan nutrisi buah apel

Buah apel ternyata menyimpan banyak nutrisi yang dapat mengatasi penyakit dan menunjang gaya hidup sehat.

Berikut ini kandungan dalam setiap 182 gram (g) buah apel berukuran sedang:

  • Kalori: 94,6
  • Air: 156 g
  • Karbohidrat: 25,1 g 
  • Serat: 4,37 g 
  • Gula total: 18,9 g 
  • Kalsium: 10,9 miligram (mg)
  • Magnesium: 9,1 mg 
  • Fosfor: 20 mg
  • Kalium: 195 mg 
  • Vitamin C: 8,37 mg 
  • Folat atau vitamin B9: 5,46 mikrogram (mcg)
  • Beta karoten: 49,1 mcg 
  • Protein
  • Vitamin B1
  • Vitamin B2
  • Vitamin B3
  • Vitamin B6
  • Zinc
  • Tembaga
  • Zat besi
  • Natrium
  • Kolin
  • Vitamin A
  • Vitamin E
  • Vitamin D
  • Vitamin K
  • Lutein
  • Zeaxanthin
  • Asam ursolat

Manfaat buah apel

Dengan banyaknya vitamin, serat, dan nutrisi lainnya yang terkandung didalamnya. Apel sangat baik untuk kesehatan tubuh.

Kandungan baik dalam buah terbukti dapat mencegah berbagai macam penyakit mulai dari menjaga kesehatan jantung, melindungi tulang, hingga melawan asma. Berikut ini 10 manfaat buah apel untuk kesehatan:

1. Membantu Menurunkan Berat Badan 

Apel kaya akan serat dan air yang membuat orang yang mengonsumsinya akan cepat merasakan kenyang. Selain itu, beberapa senyawa alami di dalamnya dapat meningkatkan penurunan berat badan.

Dalam sebuah penelitian, orang yang makan irisan apel sebelum makan merasa lebih kenyang dibandingkan mereka yang mengonsumsi saus apel, jus apel, atau tidak mengonsumsi produk apel sama sekali.

2. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Menurut penelitian pada hewan, pola makan yang mengandung serat larut membantu mengubah sel kekebalan yang pro-inflamasi menjadi anti-inflamasi yang dapat menunjang kekebalan tubuh.

Terlebih lagi, kandungan vitamin C di dalam apel dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Sebuah ulasan yang diterbitkan pada November 2017 di jurnal Nutrients menemukan bahwa vitamin C memainkan banyak peran dalam membantu fungsi sistem kekebalan.

3. Membantu Menurunkan Kolesterol

Apel berukuran sedang mengandung 5 gram serat. Apel Juga mengandung pektin, serat larut yang dapat bantu mengurangi kolesterol.

Pektin mencegah kolesterol menumpuk di lapisan dinding pembuluh darah, sehingga mengurangi risiko aterosklerosis dan penyakit jantung.

4. Baik untuk Kesehatan Jantung

Mengonsumsi buah apel juga dikaitkan dengan penurunan risiko penyakit jantung.

Salah satu alasannya karena apel mengandung serat larut yang dapat membantu menurunkan kadar kolesterol darah. Buah ini juga mengandung polifenol, yang memiliki efek antioksidan.

Analisis penelitian menemukan bahwa asupan tinggi flavonoid dikaitkan dengan berkurangnya risiko stroke menjadi 20% lebih rendah.

Flavonoid juga dapat membantu mencegah penyakit jantung dengan menurunkan tekanan darah, mengurangi oksidasi LDL buruk.

5. Membantu Menurunkan Risiko Diabetes 

Dalam sebuah penelitian, makan apel sehari dapat menurunkan risiko diabetes tipe 2 menjadi 28% lebih rendah, dibandingkan dengan tidak makan apel. Bahkan hanya dengan mengonsumsi beberapa apel per minggu memiliki efek perlindungan yang serupa.

Ada kemungkinan polifenol dalam apel membantu mencegah kerusakan jaringan pada sel beta di pankreas. Sel beta menghasilkan insulin dalam tubuh yang sering kali rusak pada penderita diabetes tipe 2.

6. Menurunkan Risiko Kanker

Mengonsumsi makanan kaya antioksidan dapat membantu mencegah stres oksidatif yang menyebabkan kerusakan sel dan dapat menyebabkan perkembangan kanker tertentu. Apel merupakan sumber antioksidan yang sangat baik.

Satu meta-analisis dari 2016 menyimpulkan bahwa mengonsumsi apel dapat membantu menurunkan risiko kanker paru-paru, kanker payudara, dan kanker kolorektal.

Serat dalam apel  juga dapat membantu mengurangi risiko kanker usus besar.

7. Melindungi Tulang

Apel juga efektif dalam memperkuat tulang dan dapat memainkan peran penting dalam kesehatan tulang secara keseluruhan.

Para peneliti percaya bahwa flavonoid yang disebut phloridzin, yang hanya ditemukan dalam apel dapat melindungi wanita pasca menopause dari osteoporosis dan juga dapat meningkatkan kepadatan tulang. Boron, kandungan lain dalam apel, juga dapat memperkuat tulang.

8. Meningkatkan Kekuatan Otak

Apel juga dikaitkan dengan peningkatan kekuatan otak. Apel dapat meningkatkan produksi asetilkolin, yang membantu membangun komunikasi yang lebih kuat antara sel saraf dan otak yang selanjutnya meningkatkan daya ingat dan menurunkan peluang untuk terkena Alzheimer.

Manfaat ini berlaku untuk jus apel buatan sendiri tanpa tambahan apapun, dan tidak untuk jus yang dibeli di toko.

9. Untuk Kesehatan Mulut, Gigi dan Gusi

Apel merupakan sumber air dan serat yang berfungsi sebagai agen pembersih. Buah apel mengandung asam malat yang meningkatkan produksi air liur, sehingga menghilangkan bakteri dari mulut.

Apel juga kaya akan vitamin dan mineral yang dapat meningkatkan kesehatan gigi. Tekstur apel yang berserat juga membantu meningkatkan kesehatan gusi kamu.

10. Membantu Melawan Asma

Apel kaya antioksidan dapat membantu melindungi paru-paru dari kerusakan oksidatif.

Sebuah penelitian menunjukan bahwa lebih dari 68.000 wanita menemukan bahwa mereka yang makan apel paling banyak memiliki risiko asma terendah.

Kulit apel mengandung flavonoid quercetin, yang dapat membantu mengatur sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan. Hal ini dapat mengurangi asma dan reaksi alergi.

Itu dia manfaat buah apel. Walaupun apel enak disantap dengan berbagai cara, dibuat pie, jus, sampai dijadikan selai, akan tetapi manfaat dari nutrisi apel akan didapatkan dengan maksimal jika kamu mengonsumsinya secara langsung tanpa dicampur apa pun.

Jangan lupa untuk selalu rajin konsumsi buah dan sayur agar kebutuhan vitamin dan serat terpenuhi ya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Tablet yang Cocok untuk Mahasiswa Desain Grafis

Rekomendasi tablet yang cocok untuk desain Mahasiswa jurusan desain pastinya membutuhkan perangkat yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Salah satu perangkat penting dalam dunia desain adalah tablet. Tablet memungkinkan mahasiswa desain untuk menggambar, merancang, dan menyelesaikan proyek-proyek mereka secara efisien di mana pun mereka berada tanpa perlu membawa PC kemana saja. Dengan tablet seorang mahasiswa bisa mengerjakan tugasnya di Cafe atau tempat nyaman lainya. Dalam artikel ini, fend.my.id akan memberikan rekomendasi tablet yang cocok untuk mahasiswa desain, dengan mempertimbangkan kinerja, presidi, kemampuan stylus, dan kebutuhan desain lainnya 1. Apple iPad Pro (2021) Apple iPad pro (2021) Di urutan pertama tentunya ada dari produk Apple. Apple iPad Pro adalah salah satu tablet terbaik yang dapat membantu mahasiswa desain dalam menjalankan aplikasi desain seperti Adobe Creative Cloud, Procreate, atau Affinity Designer. iPad Pro hadir dengan layar Li

Sejarah yang Menginspirasi di Balik Logo Nike "Swoosh"

Logo Nike "Swoosh" adalah salah satu ikon desain grafis yang paling dikenal di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah logo ini dimulai dan apa maknanya? Dalam artikel ini, kita akan mengungkap kisah menarik di balik logo Nike "Swoosh" yang menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi. Carolyn Davidson Pada tahun 1971, seorang mahasiswa desain grafis bernama Carolyn Davidson dipekerjakan oleh pendiri Nike, Phil Knight. Pada saat itu, Nike masih merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang sepatu olahraga. Phil Knight ingin menciptakan logo yang sederhana dan mudah diingat untuk mereknya yang baru. "Swoosh" Desain 1971 Carolyn Davidson menghabiskan waktu sekitar 17,5 jam untuk menciptakan desain yang akhirnya dikenal sebagai "Swoosh". Desain tersebut terinspirasi oleh gerakan dinamis, kecepatan, dan kebebasan. "Swoosh" yang melengkung dan tegas ini menggambarkan pergerakan yang kuat, seolah-olah merepresentasikan atlet yang

Mengetahui Asal-usul Meme di Internet

Troll face meme Meme di internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan ada meme tertentu yang dilarang di beberapa negara. Limor Shifman dalam bukunya, ‘Memes in Digital Culture’, menjelaskan ‘meme internet’ sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme. “Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya,” tulis Shifman. Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain. Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Unt