Langsung ke konten utama

Mahasiswa mau Investasi? Kenapa enggak, Ini Tipsnya bagi Pemula

Gb. Ilustrasi Investasi (sumber: pixabay.com)

Fend.my.id - Investasi sudah menjadi hal yang biasa di saat ini. Bahkan seseorang diharuskan punya investasi demi masa depan dia.

Tapi, apa jadinya jika masih pemula? Perlukah berinvestasi? Lalu apa manfaatnya? Tentu tidak ada salahnya jika seorang pemula mau berinvestasi.


Dilansir dari akun Instagram Universitas Islam Indonesia (UII), Jumat (29/1/2021), Dosen D3 Keuangan dan Perbankan UII Aidha Trisanty, S.E., M.M., membagikan tips terkait investasi.


Informasi tentu sangat penting bagi seorang mahasiswa yang ingin belajar berinvestasi demi masa depannya agar lebih baik lagi.


Menurut Aidha, investasi dapat diartikan sebagai sebuah kegiatan menempatkan dana pada suatu waktu tertentu untuk mendapatkan keuntungan atau peningkatan nilai.


Beberapa manfaat investasi ialah:
1. Bisa memperoleh keuntungan
2. Aset meningkat
3. Terlatih untuk hidup hemat
4. Kebutuhan terpenuhi
5. Bisa punya jaminan di masa mendatang

Tips investasi untuk pemula:
1. Pelajari produk investasi yang akan digunakan.
2. Pastikan manfaatnya dan pahami risikonya.
3. Mulailah dengan investasi yang low risk dan terus
4. kembangkan seiring dengan pengalaman yang didapat.
5. Pilih produk investasi sesuai dana yang dimiliki.
6. Jangan menunda, mulailah sekarang.

Bagi para pemula, ini produk investasi yang cocok, yakni:
1. Produk perbankan seperti deposito.
2. Produk pada pasar modal, misalnya saham dan obligasi.
3. Investasi emas
4. Produk reksadana pasar uang


Ayo mulai investasi agar masa depanmu lebih baik lagi. Sekian artikel kali ini, silahkan bagikan artikel ini agar yang lain juga tahu. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Tablet yang Cocok untuk Mahasiswa Desain Grafis

Rekomendasi tablet yang cocok untuk desain Mahasiswa jurusan desain pastinya membutuhkan perangkat yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Salah satu perangkat penting dalam dunia desain adalah tablet. Tablet memungkinkan mahasiswa desain untuk menggambar, merancang, dan menyelesaikan proyek-proyek mereka secara efisien di mana pun mereka berada tanpa perlu membawa PC kemana saja. Dengan tablet seorang mahasiswa bisa mengerjakan tugasnya di Cafe atau tempat nyaman lainya. Dalam artikel ini, fend.my.id akan memberikan rekomendasi tablet yang cocok untuk mahasiswa desain, dengan mempertimbangkan kinerja, presidi, kemampuan stylus, dan kebutuhan desain lainnya 1. Apple iPad Pro (2021) Apple iPad pro (2021) Di urutan pertama tentunya ada dari produk Apple. Apple iPad Pro adalah salah satu tablet terbaik yang dapat membantu mahasiswa desain dalam menjalankan aplikasi desain seperti Adobe Creative Cloud, Procreate, atau Affinity Designer. iPad Pro hadir dengan layar Li

Sejarah yang Menginspirasi di Balik Logo Nike "Swoosh"

Logo Nike "Swoosh" adalah salah satu ikon desain grafis yang paling dikenal di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah logo ini dimulai dan apa maknanya? Dalam artikel ini, kita akan mengungkap kisah menarik di balik logo Nike "Swoosh" yang menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi. Carolyn Davidson Pada tahun 1971, seorang mahasiswa desain grafis bernama Carolyn Davidson dipekerjakan oleh pendiri Nike, Phil Knight. Pada saat itu, Nike masih merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang sepatu olahraga. Phil Knight ingin menciptakan logo yang sederhana dan mudah diingat untuk mereknya yang baru. "Swoosh" Desain 1971 Carolyn Davidson menghabiskan waktu sekitar 17,5 jam untuk menciptakan desain yang akhirnya dikenal sebagai "Swoosh". Desain tersebut terinspirasi oleh gerakan dinamis, kecepatan, dan kebebasan. "Swoosh" yang melengkung dan tegas ini menggambarkan pergerakan yang kuat, seolah-olah merepresentasikan atlet yang

Mengetahui Asal-usul Meme di Internet

Troll face meme Meme di internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan ada meme tertentu yang dilarang di beberapa negara. Limor Shifman dalam bukunya, ‘Memes in Digital Culture’, menjelaskan ‘meme internet’ sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme. “Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya,” tulis Shifman. Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain. Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Unt