Langsung ke konten utama

10 Cara Ampuh Memberikan First Impression yang Baik

10 Cara Ampuh Memberikan First Impression yang Baik

Fend.my.id - Kesan pertama merupakan salah satu momen yang paling menentukan tentang bagaimana kelanjutan hubungan seseorang dengan orang lain yang akan ditemui. Oleh sebab itu, penting bagi Kamu untuk belajar mengenai bagaimana cara menciptakan kesan pertama atau first impression yang baik ketika bertemu orang baru.

Setiap orang memang sudah seharusnya memahami betapa besar pengaruh dari kesan pertama. Karenanya, perlu menciptakan first impression yang berkesan. Hal-hal apapun yang Kamu lakukan saat bertemu seseorang untuk pertama kali bisa mencerminkan kepribadian dari orang tersebut.

10 Cara Ampuh Memberikan First Impression yang Baik

Kamu berencana untuk bertemu dengan seseorang, namun tidak tahu bagaimana cara menciptakan kesan pertama yang positif? Berikut ini fend.my.id akan membagikan beberapa kiat ampuh membangun first impression yang baik:

1. Berikan Kesan Melalui Cara Berpakaian

Pernah mendengar kutipan, “You are what You wear”? Dengan kata lain, apa yang Kamu kenakan bisa mencerminkan kepribadian Kamu. Oleh karena itu, pastikan Kamu merasa nyaman dengan apa yang dikenakan sehingga merasa lebih percaya diri saat memakainya.

Selain itu, jika ingin bertemu dengan seseorang secara khusus, usahakan mengenakan pakaian yang sopan dan dapat memberikan kesan. Sebab pakaian yang Kamu pilih juga turut menentukan bagaimana kelanjutan percakapan dengan orang yang akan ditemui nantinya.

2. Tersenyum

Tersenyum Memberikan First Impression yang Baik

Seorang psikolog bernama James McConnel menjelaskan bahwa senyum bukan hanya merupakan cara menunjukkan rasa bagian, namun menciptakan kesan pertama agar menjadi lebih efektif. Apalagi, ekspresi wajah selalu jadi aspek pertama yang diperhatikan orang lain.

Sebagian orang umumnya menjadikan mimik wajah untuk menilai orang lain. Oleh sebab itu, penting bagi Kamu untuk menghadirkan kesan ramah dan senang ketika bertemu orang baru.

Menurut motivator pengembangan diri dari Amerika Serikat, yaitu Dale Carnegie, Kamu harus terlihat senang ketika bertemu orang lain, dengan harapan mereka juga senang bertemu kita.

Hal ini sejalan dengan kutipan motivasi yang mengatakan, “treat others the way You want to be treated”, atau perlakukan orang lain sebagaimana Kamu ingin diperlakukan.

3. Pikirkan Niat Bertemu

Kamu harus fokus pada rencana awal, yaitu niat Kamu bertemu orang tersebut. Hal ini bisa membantu Kamu untuk konsentrasi dan memposisikan diri dengan kondisi selama berinteraksi. Dengan kata lain, agar tidak bingung dan berakhir dengan mempermalukan diri sendiri.

4. Tunjukkan Minat Tulus

Sebuah riset menyebutkan, jika 60% - 90% komunikasi terjadi secara nonverbal. Oleh karena itu, saat bertemu seseorang untuk pertama kali, penting bagi Kamu untuk dapat mengendalikan bahasa tubuh. Jaga agar postur tubuh tetap dalam keadaan tegak dan rileks.

Untuk topik pembicaraan serius, Kamu bisa mencondongkan tubuh guna menunjukkan minat terhadap pembicaraan. Di samping itu, jangan pernah merasa ragu memberikan isyarat tangan saat sedang berbicara. Karena, hal ini terbukti bisa meningkatkan proses berpikir.

5. Mengingat Nama

Dale Carnegie menganjurkan supaya Kamu menyadari betapa penting mengingat nama orang yang hendak atau baru ditemui. Hal ini mungkin akan sulit pada awalnya, namun dengan mengingat nama orang tersebut akan sangat membantu Kamu selama percakapan.

6. Menunjukkan Minat Tulus

Salah satu hal yang terbukti efektif dalam memberikan kesan pertama yang baik adalah melatih menunjukkan minat tulus, dengan cara bersemangat serta memberikan ekspresi ketertarikan mendalam terhadap seseorang yang baru ditemui atau topik yang sedang didiskusikan.

Usahakan untuk mendengarkan apa yang dikatakan orang lain dengan penuh perhatian. Jangan lupa, selipkan pertanyaan dengan unsur mendorong orang tersebut menceritakan lebih banyak tentang diri mereka. Hal ini sangat ampuh membangun percakapan berkesan.

7. Berusaha Menjadi Bijaksana

Tidak bisa dipungkiri, bahwa kebijaksanaan merupakan kunci kesuksesan dalam melakukan berbagai hal. Menunjukkan sikap bijaksana ketika bertemu orang baru, seperti memperhatikan isi pembicaraan dengan seksama, dan memberikan komentar positif.

8. Tidak Menunjukkan Suasana Hati Buruk

Perihal mengontrol suasana hati atau mood memang tidak mudah. Namun, jika Kamu sudah memiliki janji bertemu orang baru, usahakan selalu menunjukkan suasana hati yang baik.

Jika mood Kamu sedang berantakan dan sulit mengendalikannya, lebih baik untuk membatalkan rencana pertemuan tersebut. Keputusan ini jauh lebih baik dibandingkan memaksakan diri. Apalagi, sikap negatif terbukti cepat menular pada orang lain.

9. Hindari Melakukan Kontak Mata Terlalu Lama

Dilansir dari sebuah riset, Lowndes mengatakan, bahwa saat seorang pria menatap mata orang lain terlalu lama, hal tersebut bisa diartikan sebagai agresi. Oleh sebab itu, sebaiknya terapkan aturan 60/40 atau lakukan kontak mata sekitar 60% dari total waktu berbicara.

10. Hindari Bergerak Berlebihan

Bertemu seseorang untuk pertama kalinya memang bisa membuat cemas. Apalagi, jika Kamu adalah seorang introvert. Namun, usahakan untuk bisa mengendalikan hal tersebut sebaik mungkin. Salah satu caranya adalah dengan tidak bergerak berlebihan jika tidak penting.

Di samping itu, gerakan juga bisa menjadi suatu indikasi kalau seseorang sedang gugup atau menyembunyikan sesuatu. Sebagian orang mengandalkan prasangka dalam menilai gerakan orang lain. Karenanya, jangan melakukan gerakan yang tidak enak dilihat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Tablet yang Cocok untuk Mahasiswa Desain Grafis

Rekomendasi tablet yang cocok untuk desain Mahasiswa jurusan desain pastinya membutuhkan perangkat yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Salah satu perangkat penting dalam dunia desain adalah tablet. Tablet memungkinkan mahasiswa desain untuk menggambar, merancang, dan menyelesaikan proyek-proyek mereka secara efisien di mana pun mereka berada tanpa perlu membawa PC kemana saja. Dengan tablet seorang mahasiswa bisa mengerjakan tugasnya di Cafe atau tempat nyaman lainya. Dalam artikel ini, fend.my.id akan memberikan rekomendasi tablet yang cocok untuk mahasiswa desain, dengan mempertimbangkan kinerja, presidi, kemampuan stylus, dan kebutuhan desain lainnya 1. Apple iPad Pro (2021) Apple iPad pro (2021) Di urutan pertama tentunya ada dari produk Apple. Apple iPad Pro adalah salah satu tablet terbaik yang dapat membantu mahasiswa desain dalam menjalankan aplikasi desain seperti Adobe Creative Cloud, Procreate, atau Affinity Designer. iPad Pro hadir dengan layar Li

Sejarah yang Menginspirasi di Balik Logo Nike "Swoosh"

Logo Nike "Swoosh" adalah salah satu ikon desain grafis yang paling dikenal di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah logo ini dimulai dan apa maknanya? Dalam artikel ini, kita akan mengungkap kisah menarik di balik logo Nike "Swoosh" yang menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi. Carolyn Davidson Pada tahun 1971, seorang mahasiswa desain grafis bernama Carolyn Davidson dipekerjakan oleh pendiri Nike, Phil Knight. Pada saat itu, Nike masih merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang sepatu olahraga. Phil Knight ingin menciptakan logo yang sederhana dan mudah diingat untuk mereknya yang baru. "Swoosh" Desain 1971 Carolyn Davidson menghabiskan waktu sekitar 17,5 jam untuk menciptakan desain yang akhirnya dikenal sebagai "Swoosh". Desain tersebut terinspirasi oleh gerakan dinamis, kecepatan, dan kebebasan. "Swoosh" yang melengkung dan tegas ini menggambarkan pergerakan yang kuat, seolah-olah merepresentasikan atlet yang

Mengetahui Asal-usul Meme di Internet

Troll face meme Meme di internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan ada meme tertentu yang dilarang di beberapa negara. Limor Shifman dalam bukunya, ‘Memes in Digital Culture’, menjelaskan ‘meme internet’ sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme. “Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya,” tulis Shifman. Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain. Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Unt