Langsung ke konten utama

Manfaat Buah Alpukat, Buah yang Enak dan Lembut

Manfaat Buah alpukat

Alpukat merupakan buah dari pohon Persea americana. Buah alpukat memiliki kulit luar yang kasar dengan daging buah berwarna hijau kekuningan. Tekstur buah alpukat yang matang terasa lembut.

Buah alpukat sangat populer karena memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal atau bisa disebut lemak baik. Buah dengan warna kulit hijau ini juga mengandung serat, karbohidrat, protein yang memang sangat penting untuk menunjang kesehatan tubuh. Tak hanya itu, ada pula magnesium, folat, lutein, kalium, dan berbagai vitamin termasuk vitamin C, A, B, K, dan E pada buah ini. Untuk lebih jelas ini dia daftar kandungan gizi dari buah alpukat.

Kandungan gizi buah alpukat

Mengutip dari Data Komposisi Pangan Indonesia, komposisi gizi yang terkandung dalam 100 gram (g) buah alpukat adalah sebagai berikut:
  • Air: 84,3 g
  • Energi: 85 Kalori (Kal)
  • Protein: 0,9 g
  • Lemak: 6,5 g
  • Karbohidrat: 7,7 g
  • Abu: 0,6 g
  • Kalsium (Ca): 10 miligram (mg)
  • Fosfor (P): 20 mg
  • Besi (Fe): 0,9 mg
  • Natrium (Na): 2 mg
  • Kalium (K): 278,0 mg
  • Tembaga (Cu): 0,20 mg
  • Seng (Zn): 0,4 mg
  • Beta-Karoten: 189 mikrogram (mcg)
  • Karoten Total (Re): 180 mcg
  • Thiamin (Vit. B1): 0,05 mg
  • Riboflavin (Vit. B2): 0,08 mg
  • Niasin (Niacin): 1,0 mg
  • Vitamin C: 13 mg
Selain yang telah disebutkan di atas, alpukat mengandung gizi yang penting untuk kesehatan Anda, yaitu folat. Terdapat sekitar 81 mcg atau 0,081 mg folat di dalam 100 g alpukat.

Alpukat juga kaya antioksidan, seperti lutein. Hal ini terbukti karena di dalam 100 g alpukat, terdapat 271 mcg atau sekitar 0,271 mg lutein.

Manfaat Buah Alpukat untuk Kesehatan

Manfaat Buah Alpukat


Dari sejumlah penelitian menjelaskan ada beberapa manfaat buah alpukat untuk kesehatan tubuh kalian, diantaranya sebagai berikut:

1. Menjaga kesehatan mata

Buah Alpukat mengandung zeaxanthin dan lutein, dua fitokimia yang ada di jaringan mata. Zat ini memberikan perlindungan antioksidan untuk membantu meminimalkan kerusakan, termasuk dari paparan sinar UV.

2. Mengandung kalium yang bermanfaat

Buah alpukat mengandung potasium (kalium) yang baik untuk kesehatan kalian. Dari data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), 100 gram buah alpukat mengandung 485 mg kalium.

Dilansir dari laman MedlinePlus, potasium membantu saraf berfungsi dan otot berkontraksi, serta membantu detak jantung agar tetap teratur. Potasium juga membantu memindahkan nutrisi ke dalam sel dan produk limbah keluar dari sel.

Mengonsumsi kalium dari alpukat dapat membantu mengimbangi beberapa efek berbahaya natrium pada tekanan darah. Tingkat kalium yang rendah dapat membuat otot terasa lemah, kram, berkedut, atau bahkan menjadi lumpuh, serta irama jantung yang tidak normal dapat terjadi.

3. Membantu mencegah kanker

Buah alpukat mengandung sejumlah senyawa yang mampu mencegah kanker. Menurut studi Dreher dan Davenport dalam Critical Reviews in Food Science and Nutrition, alpukat mengandung sejumlah fitokimia bioaktif termasuk:
  • Karotenoid.
  • Terpenoid.
  • D-mannoheptulose.
  • Persenon A dan B.
  • Fenol.
  • Glutathione.
Senyawa tersebut memiliki sifat anti-karsinogenik. Fitokimia yang diekstraksi dari buah alpukat secara selektif menginduksi penghentian siklus sel, menghambat pertumbuhan, dan menginduksi kematian pada sel kanker.

4. Menurunkan kolesterol

Dari data USDA, dalam setiap 100 gram alpukat terdapat 76 miligram sterol tumbuhan alami yang disebut beta sitosterol. Merujuk pada publikasi Maurice M. Best, dkk. dalam AHA Journals, beta sitosterol membantu menurunkan kolesterol.

Peneliti mencatat kadar kolesterol plasma dan hati yang jauh lebih rendah akibat beta sitosterol. Akibatnya, terjadi penurunan signifikan dalam insiden aterosklerosis, yaitu penumpukan lemak, kolesterol dan zat lain di dalam dan di dinding arteri.

Studi tersebut menyimpulkan, beta sitosterol bekerja dengan mengganggu penyerapan kolesterol pada makanan dan empedu.

5. Buah Alpukat Baik untuk kesehatan jantung

Mengkonsumsi buah alpukat secara rutin sebanyak satu buah sehari terbukti untuk menjaga kesehatan jantung. Fakta tersebut diungkap oleh sekelompok ilmuwan dari Pennsylvania State University dalam Journal of Nutrition.

Subjek penelitian melakukan aktivitas makan terkontrol secara acak. Peneliti menyimpulkan, makan satu alpukat sehari dikaitkan dengan kadar kolesterol yang lebih rendah pada orang dewasa dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Dari hasil studi yang dilakukan menemukan bahwa alpukat bisa membantu mengurangi partikel kolesterol LDL (low-density lipoprotein) yang telah teroksidasi. Serupa dengan cara oksigen dapat merusak makanan, seperti potongan apel yang berubah warna menjadi coklat, para peneliti mengatakan oksidasi juga buruk bagi tubuh manusia.

6. Menurunkan berat badan

Buah alpukat dapat membantu menurunkan berat badan. Sebuah studi tahun 2013 yang diterbitkan dalam Nutrition Journal menemukan, orang yang makan alpukat sebagai makanan pokok merasa 23% lebih puas dan memiliki keinginan makan 28% lebih rendah dalam lima jam ke depan dibandingkan orang yang tidak makan alpukat.

Hal tersebut dapat membantu untuk menjaga tubuh agar kenyang lebih lama sekaligus menahan nafsu makan berlebih sehingga alpukat mampu menurunkan berat badan.

7. Meningkatkan daya ingat dan kesehatan otak

Alpukat kaya akan asam oleat (OEA), yaitu asam lemak omega-9 yang berhubungan dengan peningkatan kemampuan kognitif. Sebuah studi  yang diterbitkan dalam Proceedings of the National Academy of Sciences of the United States of America menemukan bahwa jenis asam lemak omega-9 dalam alpukat dapat meningkatkan daya ingat dan kesehatan otak.

8. Membantu mencegah penyakit gusi

Selain dikonsumsi sebagai buah, alpukat juga dapat diolah menjadi minyak yang membantu mencegah penyakit gusi. Minyak alpukat dapat membantu menenangkan gusi yang teriritasi karena mengandung anti-inflamasi alami.

bahan utama dalam minyak alpukat juga dapag meningkatkan efek perlindungan terhadap penyakit periodontal.

Itu dia beberapa manfaat buah alpukat untuk kesehatan kalian, jangan lupa tetap olahraga agar tubuh selalu sehat.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Rekomendasi Tablet yang Cocok untuk Mahasiswa Desain Grafis

Rekomendasi tablet yang cocok untuk desain Mahasiswa jurusan desain pastinya membutuhkan perangkat yang dapat meningkatkan kreativitas dan produktivitas mereka. Salah satu perangkat penting dalam dunia desain adalah tablet. Tablet memungkinkan mahasiswa desain untuk menggambar, merancang, dan menyelesaikan proyek-proyek mereka secara efisien di mana pun mereka berada tanpa perlu membawa PC kemana saja. Dengan tablet seorang mahasiswa bisa mengerjakan tugasnya di Cafe atau tempat nyaman lainya. Dalam artikel ini, fend.my.id akan memberikan rekomendasi tablet yang cocok untuk mahasiswa desain, dengan mempertimbangkan kinerja, presidi, kemampuan stylus, dan kebutuhan desain lainnya 1. Apple iPad Pro (2021) Apple iPad pro (2021) Di urutan pertama tentunya ada dari produk Apple. Apple iPad Pro adalah salah satu tablet terbaik yang dapat membantu mahasiswa desain dalam menjalankan aplikasi desain seperti Adobe Creative Cloud, Procreate, atau Affinity Designer. iPad Pro hadir dengan layar Li

Sejarah yang Menginspirasi di Balik Logo Nike "Swoosh"

Logo Nike "Swoosh" adalah salah satu ikon desain grafis yang paling dikenal di seluruh dunia. Tapi tahukah Anda bagaimana sejarah logo ini dimulai dan apa maknanya? Dalam artikel ini, kita akan mengungkap kisah menarik di balik logo Nike "Swoosh" yang menjadi simbol keberhasilan dan inspirasi. Carolyn Davidson Pada tahun 1971, seorang mahasiswa desain grafis bernama Carolyn Davidson dipekerjakan oleh pendiri Nike, Phil Knight. Pada saat itu, Nike masih merupakan perusahaan baru yang bergerak di bidang sepatu olahraga. Phil Knight ingin menciptakan logo yang sederhana dan mudah diingat untuk mereknya yang baru. "Swoosh" Desain 1971 Carolyn Davidson menghabiskan waktu sekitar 17,5 jam untuk menciptakan desain yang akhirnya dikenal sebagai "Swoosh". Desain tersebut terinspirasi oleh gerakan dinamis, kecepatan, dan kebebasan. "Swoosh" yang melengkung dan tegas ini menggambarkan pergerakan yang kuat, seolah-olah merepresentasikan atlet yang

Mengetahui Asal-usul Meme di Internet

Troll face meme Meme di internet punya sejarah tersendiri di dunia, mulai dari gambar hamster berjoget hingga meme-meme berbau politik era kini. Bahkan ada meme tertentu yang dilarang di beberapa negara. Limor Shifman dalam bukunya, ‘Memes in Digital Culture’, menjelaskan ‘meme internet’ sebagai item digital. Namun tidak semua bentuk item digital disebut meme. “Meme internet adalah item-item digital dengan kesamaan karakteristik konten, bentuk, dan/atau pendirian, yang dibuat dengan kesadaran satu sama lain, serta diedarkan, ditiru, dan/atau diubah via internet oleh banyak penggunanya,” tulis Shifman. Meme lekat dengan sifat viral di internet, bisa gambar atau video. Namun, tak semua konten viral adalah meme. Konten viral hanya terdiri dari satu unit item dan diperbanyak, sedangkan meme internet bukan hanya bergantung pada satu unit item, melainkan ada jalinan satu sama lain. Ciri-ciri video meme yang bukan sekadar video viral adalah mengandung humor, simpel, repetitif, dan konyol. Unt